Selebrasi Gareth Bale Yang Memicu Beragam Komentar Dari Penggemar

Selebrasi-Gareth-Bale

Klub Real Madrid dipertemukan dengan klub Arsenal dan pertandingan berhasil imbang dengan Selebrasi Gareth Bale saat mencetak gol

Laga pramusim Internasional Champions Cup di FedEx Field, Landover, Amerika Serikat. Pertemuan dari Klub Real Madrid dan juga Arsenal dimana pertadingan tersebut berakhir dengan hasil skor seimbang.

Dalam pertadingan klub Arsenal sendiri sudah terlebih dahulu unggul dan berhasil dikejar klub. Arsenal sendiri telah berhasil mencetak 2 gol dan akhirnya bisa diimbangi oleh klub Real Madrid menjadi titik balik klub.

Pemain yang berhasil mencetak gol pada menit ke 56 sejak masuk kedalam lapangan 10 menit terakhir. Tendangan yang diberikan oleh pemain ini berhasil membalikan keadaan dimana klub Sudah tertinggal dari Arsenal.

Keadaan klub Arsenal yang lebih unggul dahulu dengan skor 0-2 dan berhasil dikejar dengan skor akhir 2-2. Pertandingan yang berhasil dikejar oleh dua pemain dari klub Real Madrid Gareth Bale dan Marco Asensio.

Uniknya lagi pada pertandingan ini terlihat salah satu pemain yang mencetak gol dari Real Madrid. Biasanya pemain yang berhasil mencetak gol biasanya akan melakukan selebrasi karena menunjukan senangnya.

Pemain dari Real Madrid ini terlihat tidak terlalu senang dan tidak ada melakukan selebrasi bermain. Gareth Bale akhirnya pun dikaitkan bahwa dirinya sedang ada keinginan untuk bisa berpisah dari klub musim ini.

Kemungkinan berpisah dengan klub Real Madrid terlihat bahwa pemain ini semakin dekat untuk berpisah. Berjalan digaris tengah setelah mencetak gol tidak ada senyum dan tidak merasa senang walaupun mencetak gol.

Selebrasi Gareth Bale Membuat Penggemar Keheranan

Tentu saja tingkah dari Gareth Bale ini membuat banyak penggemar yang mengaitkan pemain ini akan keluar. Apalagi pemain ini dipertahankan oleh pelatih klub Zinedine Zidane untuk tetap bertahan bersama Klub.

Walaupun keinginan untuk pelatih masih mempertahankannya namun pelatih juga tidak menyukainnya. Dikarenakan pemain ini dirasa tidak cocok dengan taktik bermain dengan taktik yang dibuat oleh pelatih.

Sehingga ada tanggapan bahwa pemain ini kemungkinan untuk tidak dibuthkan oleh klub. Pemain ini saja juga mendapatkan tawaran dari klub Liga Super China, Beijing Guoan yang menawarkan gaji 17 M per pekan.