Operasi Ketiga Marquez Yang Akhirnya Dijalani Olehnya

Operasi-Ketiga-Marquez

Sebelumnya pembalap ini tidak ingin menjalani Operasi Ketiga Marquez memilih untuk operasi namun ditolak oleh pihak tim balapnya

Operasi Ketiga Marquez

Kecelakaan memang bisa terjadi kapan saja tanpa diketahui seperti yang terjadi di Sirkuit Spanyol. Pembalap muda ini harus menjalani operasi sampai tiga kali belum lagi pemulihan yang cukup lama untuk kembali.

Cepat dan sangat terkenal dengan skill mengendarai motor tetap bisa saja mengalami cedera. Setelah pandemi yang membuatnya tidak bisa berpacu dengan cepat di sirkuit dan akhirnya dirinya juga mengalami cedera serius.

Diketahui bahwa pembalap ini akan segera menjalani operasi ketiga untuk perbaiki tulang humerus. Pembalap ini sebelumnya sudah ada informasi akan melakukan operasi ketiga namun ternyata tidak dibenarkan klub.

Setelah operasi kedua pembalap ini menjalani proses penyembuhan sehingga tidak tampil. Tentu saja pada saat penyembuhan pembalap tidak membutuhkan waktu yang sedikit namun perlu waktu yang cukup lama.

Operasi pertama yang dilakukan oleh pembalap juli kemarin dan kedua pada bulan agustus. Penyembuhan ternyata tidak bisa maksimal sehingga operasi ketiga akan segera dilakukan untuk memulihkan pembalap ini.

Memiliki cedera pada tangan tentu saja sangat berpengaruh dengan nasib selama karir profesionalnya. Cepat dan mampu memberikan balapan yang memukau disetiap balapan namun karena cedera semua menjadi sirna.

Adanya harapan terbesar dari pembalap untuk bisa segera balapan dan tetap bersama tim handalnya. Sebetulnya operasi tidak memerlukan proses sampai tiga kali namun ditemukan masalah pada operasi kedua kemarin.

Operasi Ketiga Marquez

Operasi Ketiga Marquez Dilakukan Karena Masalah Tulang

Sehingga tulang menjadi bergeser dan harus dilakukan operasi untuk menstabilkan kondisi tulang. Pembalap berbakat ini menjadi mengalami masalah pseudoarthrosis yaitu nyeri berkepanjangan selepas operasi.

Nyeri ini memang akan langsung terasa jika sudah menahan beban atau gerakan. Tentu saja ini bisa sangat berpengaruh untuk masa depan pembalap ini karena untuk mengendalikan motor perlu kontrol penuh.

Tidak bisa mengendalikan motor tentu saja akan sangat sulit untuk karir pembalap profesional ini. Dan setelah menjalani operasi pembalap harus menjalani istirahat penuh selama tiga bulan dan bisa perlukan waktu lebih.