Info Bola Terupdate – Rossi Hanya Sekali! Ini 10 Pembalap Grand Slam MotoGP menghadirkan daftar rider yang meraih prestasi langka itu. Artikel ini menunjukkan fakta Rossi hanya sekali raih Grand Slam dalam sejarah MotoGP serta memberikan gambaran dominasi Marc Marquez, statistik terbaru, dan tren musim MotoGP terkini.1
Rossi Hanya Sekali! Ini 10 Pembalap Grand Slam MotoGP
MotoGP menyimpan sejarah unik soal Grand Slam. Prestasi ini terjadi kalau rider meraih pole position, catat lap tercepat, memimpin semua lap, dan menang dalam satu balapan. Prestasi semacam itu sangat jarang terjadi.
Velentino Rossi tercatat hanya sekali meraih Grand Slam di MotoGP. Itu terjadi saat seri MotoGP Spanyol 2016. Fakta ini mengejutkan banyak fans karena Rossi sering disebut sebagai legenda.
Siapa Saja Pembalap Grand Slam Selain Rossi ?
Marc Marquez memimpin daftar Grand Slam terbanyak. Ia catat lebih dari sepuluh Grand Slam sepanjang kariernya hingga akhir musim 2025. Selain itu, Casey Stoner juga masuk daftar rider dominan dengan sepuluh prestasi Grand Slam.
Daftar lengkap 10 pembalap itu menunjukkan nama-nama besar MotoGP di era modern. Beberapa rider lain ikut mencatat Grand Slam di musim berbeda, memperlihatkan kapasitas mereka menguasai satu akhir pekan balap sepenuhnya.
Dominasi Marc Marquez di Era Modern
Marc Marquez tak hanya unggul soal Grand Slam. Ia juga menyegel gelar juara dunia MotoGP 2025, menyamai tujuh gelar juara yang sama dengan apa yang pernah dicapai Rossi. Kemenangan ini jadi bukti konsistensi Marquez di lintasan balap.
Marquez mengalami musim 2025 yang dominan. Ia mengemas banyak kemenangan, sprint wins, dan podium, membuatnya jadi favorit kuat jelang musim 2026. Banyak pengamat menunggu apakah ia akan pecahkan statistik lain milik Rossi di musim baru ini.
Tren Terbaru MotoGP Jelang Musim 2026
Musim 2026 diprediksi jadi ajang pertarungan sengit. Banyak rider muda tampil konsisten di beberapa Grand Prix terakhir. Seri klasik seperti Silverstone dan Le Mans tetap menawarkan aksi menarik menjelang kalender baru.
Juara dunia bertahan tetap dalam tekanan. Rival baru terus muncul dan berpotensi menambah daftar pembalap yang bisa meraih Grand Slam di musim mendatang. Semua mata kini tertuju pada persiapan tim dan mesin mereka menjelang putaran pertama musim 2026.
Kenapa Grand Slam Itu Penting
Prestasi Grand Slam bukan sekadar statistik. Itu jadi bukti bahwa rider mampu mengontrol satu akhir pekan balap sepenuhnya. Pole position menunjukkan kecepatan kualifikasi terbaik. Lap tercepat menunjukkan kemampuan push motor maksimal. Pimpin semua lap menunjukkan konsistensi, dan kemenangan jadi puncaknya.
Karena itu, hanya rider elite yang mampu mencatatkan prestasi ini. Rossi yang sudah jadi ikon MotoGP pun hanya sekali meraih Grand Slam. Fakta ini jadi bahan diskusi hangat komunitas MotoGP di awal 2026.
Kalau musim 2026 menghadirkan lebih banyak rider dengan kesempatan Grand Slam, maka daftar elit itu bisa bertambah panjang. Namun pencapaian itu tetap jadi momen langka yang cuma bisa diraih oleh pembalap yang benar-benar dominan.





